Bismillahirrahmanirrahim.
Beberapa minggu yang lalu ada seorang perempuan (sahabat) bercerita kepadaku. Ia bercerita tentang suaminya yang kecanduan jejaring sosial seperti facebook dan semacamnya, hingga membuat suaminya (menaruh hati pada perempuan di jejaring sosial) berpaling cinta darinya. Aku sangat prihatin sekali dengan kejadian yang menimpanya, hingga akupun (sembari mendengarkan ceritanya) turut meneteskan airmata sambil sesekali berdo'a, sesekali menghujat lelakinya, dan sesekali menghiburnya. Sehingga diapun bercerita sambil sesekali tertawa juga. Di akhir cerita dengan bercanda aku berkata:
" Ya Rabb, kirim daku seorang kekasih yang tak kecanduan facebook atau jejaring sosial lainnya."
" Begini hari mana ada?" Katanya.
" Pasti ada. Di desa-desa, kek, di kampung-kampung, kek, atau di gunung-gunung!" Kataku.
" Di gunung-gunung? Apa yang sering di panggil 'Lutung'? Katanya.
" Hah? Masa'? Ah apa aja yang penting setia!" Tukasku membelalak.
" Gherrrr.." Kami berdua tertawa bareng.
" Terima kasih atas waktunya, ya? Dan juga terima kasih telah menghiburku. Semoga pertemanan ini kekal." Lanjutnya bertubi-tubi.
" Amin. Semoga Allah mendengarkanmu. Dan semoga Allah menyadarkan suamimu untuk kembali kepada cintamu " Kataku mengakhiri percakapan.
Mungkin tak asing lagi bagiku, menghayati sabda Rasulullah:"Kullu kalam addu'a" "setiap perkataan itu adalah do'a" karena setiap aku berdo'a pasti (dengan waktu) terkabul, tetapi bukan setiap aku berkata terkabul. Apalagi kata canda. Tetapi, realitanya kata candaku kali ini memang terkabul; di kirim Allah swt seorang kekasih (suami) yang sama sekali tak hobi fesbukan atau chatting atau semacamnya. Sungguh membuat aku bahagia, meski akupun tak bisa lepas dari jejaring sosial tersebut. Tapi kalau aku kan hanya sekedar berselancar aja, tidak perlu ada yang di kawatirkan sama sekali. Iya kan? Sama sekali..^^.. Ya Allah semoga cinta suami sahabatku kembali lagi padanya, amin.
Dan tak akan ada habisnya hamba-Mu ini mengucap alhamdulillah, atas segala anugerah-Mu. Membuat hamba-Mu ini kian hari kian bersyukur dan mendekatkan diri kepada-Mu dengan bertasbih dan menghayati ayat-ayat-Mu.
Allah Ta'ala berfirman:
" Dan apabila hamba-hamba-KU bertanya kepada-KU tentang AKU maka (jawablah), bawasannya AKU adalah dekat. AKU mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia memohon kepada-KU maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) KU dan hendaklah mereka beriman kepada-KU agar mereka selalu berada dalam kebenaran." ( Al-Qur'an Surat: Al-Baqarah 186). Maha benar ALLAH dengan segala firman-NYA.